-
Official poster film RECTOVERSO, film spesial di Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day).
Rilis 14 Februari 2013 di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.
-
Poster cerita MALAIKAT JUGA TAHU, salah satu dari lima cerita di film RECTOVERSO.
Sutradara: Marcella Zalianty.
Saksikan film RECTOVERSO di layar bioskop pada Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day) tanggal 14 Februari 2013.
-
Poster cerita CICAK DI DINDING, salah satu dari lima cerita di film RECTOVERSO.
Sutradara: Cathy Sharon.
Saksikan film RECTOVERSO hanya di bioskop pada Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day) tanggal 14 Februari 2013.
-
Poster cerita HANYA ISYARAT, salah satu dari lima cerita di film RECTOVERSO.
Sutradara: Happy Salma.
Saksikan filmnya hanya di bioskop pada Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day) 14 Februari 2013.
-

Teaser poster “Curhat Buat Sahabat”, salah satu cerita dalam film RECTOVERSO.
Sutradara: Olga Lydia.
Lihat cerita ini dan empat cerita lainnya di layar lebar pada Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day) tanggal 14 Februari 2013.
-
Teaser “Malaikat Juga Tahu” sutradara Marcella Zalianty pemain Lukman Sardi, Prisia Nasution, Dewi Irawan, Marcel Domits
-
UBM Edufest Day 1, 4 Oktober 2012 dengan seribu teman-teman SMA se-Jabodetabek di Universitas Bunda Mulia bersama Acha Septriasa yang pertamakalinya menyanyikan soundtrack “Curhat Buat Sahabat” ke hadapan publik, Marcella Zalianty sutradara “Malaikat Juga Tahu”, dan Rachel Maryam sutradara “Firasat”
-
Teaser “Cicak di Dinding” sutradara Cathy Sharon, pemain Sophia Latjuba, Yama Carlos, Tio Pakusadewo
-
SARAS: Ih, pahit! Kok bisa sih minum kopi gak manis gini?
BRAM: Soalnya kalo kita minum yang pahit, kita jadi inget kalo di luar sana ada yang manis.
(Penggalan dialog dalam “Cicak di Dinding”, bagian dari omnibus film “Rectoverso”) -
Aku jatuh cinta pada seseorang yang hanya mampu aku gapai sebatas punggungnya saja.
Seseorang yang aku sanggup menikmati bayangannya dan tidak akan pernah bisa aku miliki,
seseorang yang hadir bagai bintang jatuh,
sekelebat kemudian menghilang,
sebelum tangan ini sanggup mengejar,seseorang yang hanya bisa aku kirimi isyarat,
sehalus udara, langit awan atau hujan.(Cukilan dialog dari film “Hanya Isyarat”, bagian dari omnibus film “Rectoverso”)



